Taman sriwedari solo, pusat hiburan, seni dan budaya

By | November 23, 2019

Taman Sriwedari ialah satu kompleks taman di Kecamatan Lawiyan, Kota Solo, Propinsi Jawa Tengah, Indonesia. Semenjak masa Pakubuwana X, Taman Sriwedari jadi tempat diadakannya adat hiburan Malam Selikuran, diluar itu Taman Sriwedari sempat juga jadi tempat penyelenggaraan PON I pada tahun 1948. Taman Sriwedari dibuat oleh Paku Buwono X yang disebut adik ipar KRMT Wirjodiningrat. KRMT Wirjodiningrat beli tanah Sriwedari dari satu orang Belanda bernama Johannes Buselar pada 1877 dengan status tanah RVE (hak punya).

Pakubuwono X pada awalnya membuat Taman ini jadi tempat piknik serta peristirahatan buat keluarga kerajaan, di inspirasi mitos mengenai kehadiran satu taman di surga. Sebelumnya, taman ini terdapat dalam suatu tempat yang diberi nama Kebon Rojo atau Taman Raja, tetapi bersamaan perubahan zaman, kebun binatang ini dipindah ke wilayah jauh dari pusat kota. Sekarang, taman piknik ini memiliki beberapa sarana hiburan baik untuk anak kecil atau dewasa, restoran-restoran kecil, serta stand penjualan cenderamata.

Di kompleks taman ini ada satu pertunjukan yang populer yakni wayang orang di GWO. Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari ialah satu gedung atraksi wayang orang yang berada di Taman ini. Tempat ini menyediakan seni pementasan wilayah wayang orang yang menyediakan narasi wayang berdasar pada narasi Ramayana serta Mahabarata. Di kesempatan tersendiri diadakan cerita-cerita wayang orang kombinasi di antara wayang orang sriwedari dengan wayang orang RRI Surakarta serta dengan seniman-seniman wayang orang Jakarta, Semarang, atau Surabaya.

Taman ini telah ada semenjak 32 tahun kemarin, taman hiburan ini benar-benar terkenal di masa tahun 80 sampai 90-an. Tidak cuma sediakan wahana permainan, THR Sriwedari sering jadi tempat konser group musik. Tiap malam, jenis musiknya berlainan. Dari mulai slow rock, dangdut, sampai musik Koes Plus ada pada daftar hiburan musik di panggung taman.

Taman Sriwedari membuka tiap hari mulai jam 10.00 WIB s/d jam 22.00 WIB. Harga ticket masuknya juga cukup murah, yakni Rp3.000,00 (tiga ribu rupiah) saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *